Romsul Payat, SPd
Seperempat Abad Sudah Mengabdi Untuk Anak Bangsa
Beritalahat.
Pengalamannya menjadi guru sudah seperempat abad, usia yang cukup dewasa dalam menjalani profesinya menjadi seorang pendidik. Sikap dan sifatnya semakin bersahaja, banyak anak didiknya yang berhasil dan tidak sedikit yang mengikuti jejaknya.
Romsul Payat lulus Sekolah Pendidikan Guru (SPG) tahun 1982 dan diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) pada 1983 ditempatkan di Sekolah dasar Negeri (SDN) 18 Perangai. Pada tahun 1986 mutasi ke SD N 2 Banjasari dan mutasi lagi ke SDN 25 Arahan tahun 1996. kemudian mendapat kesempatan menjabat kepala sekolah di SDN 4 Gedung Agung pada tahun 2000, pada tahun berikutnya menjabat kepala sekolah di SDN 2 Merapi tahun 2002, ia meneruskan kuliah di Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan (FKIP) Alih Program S1 Jurusan Sejarah, lulus tahun 2005, sebelumnya mengikuti kuliah program Pendidikan Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) D2 yang lulus tahun 1997.
Menurutnya, “Guru dituntut kesabaran,, biasa membawa diri, dan tegas apalagi menghadapi siswa-siswi jaman sekarang. Sebab sekarang siswa sudah banyak dipengaruhi oleh lingkungan yang justru tidak mendukung dalam proses belajar. Makanya siswa cenderung malas mengulangi pelajaran di rumah, banyaklah bermain daripada belajar.
Guru sangat berperan penting dalam membimbing dan mengarahkan siswa menjadi lebih bermartabat, memiliki pengetahuan, serta beretika kesopanan yangbaik, “ungkap guru teladan tingkat kecamatan merapi 1986 ini, saat ditemui ditempatnya mengajar sekarang, SMA Negeri 1 Merapi Timur. Dirinya mengakui bahwa dirinya dimutasikan ke SMA 1 sejak tahun 2007 sampai sekarang.
Pendapat Romsul Payat, “Sekarang siswa banyak yang tidak lagi hormat dengan guru, bahkan kalau siswa itu bermasalah orang tuanya ikut membela anaknya. Dulu siswa hormat dengan guru dan orang tuanya malah ikut menghukum apabila anaknya bersalah, sekarang tinggallah bagaimana siswa itu sendiri, kalau siswan itu ingin maju, maka ia akan berusaha dan mengikuti aturan,” katanya.
Istri Romsul Payat, Hulian (45) juga sebagai guru sd Negeri 2 Merapi Timur, dari perkawinannya dikaruniai empat orang anak, pertama Tedi Kurniawan baru lulus dari Sekolah tinggi Administrasi Negara, sekarang sedang menunggu penempatan penugasan di CDepartemen Keuangan di Jakarta. Ketiga Irwan, sekolah di SMA Negeri 1 Merapi Timur kelas X dan yang paling bungsu Ilfan Al-Rozi, siswa kelas IV SD Negeri 2 merapi Timur. (Jajang R Kawentar)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar