Kamis, 11 Desember 2008

Setengah Hari di Sungai Lematang

Puisi
Pinasti S Zuhri

Sungai Lematang mengalir ke hati kita
deras tersenyum pada pecahan batu
membiarkan duka dan luka hanyut
dan tenggelam tanpa air mata

“Seperti apa aku?” tanyamu
“Kau seperti kupu-kupu di antara bunga,” jawabku.
“Aku tak sampai kesana.”
“Mungkin juga seperti kupu-kupu di bebatuan sungai
Lematang,” jawabku dalam hati

Air itu kini menggenang namun kini di matamu
Mungkinkah kita sedang mengasihani diri
atau menyendiri menikmati nostalgi
sepuluh tahun kemarin mungkin kita tak seperti ini

Sudah sore, kita harus pulang
Menemui orang-orang yang menyayangi, mengasihi dan
mencintai kita
Di waktu yang tersisa di malammu
Sempatkanlah melihat cermin yang memantulkan wajah
indahmu

13 Agustus 2008

Tidak ada komentar:

Posting Komentar